Peredaran Beras Plasti Merugikan Pedagang Beras
BANDUNG – Penghasilan pedagang bubur di Bandung menurun karena pemberitaan peredaran beras plastik. Berita tersebut menimbulkan keraguan masyarakat terhadap beras yang dibeli para pedagang bubur.
Hal ini terlihat dari banyaknya pembeli yang bertanya kepada pedagang mengenai cara membedakan bubur yang terbuat dari beras palsu dan beras asli. Keraguan tersebut semakin mengkhawatirkan pedagang karena pembeli bubur lebih sedikit dari biasanya.
Arief, Salah seorang penjual bubur ayam di kawasan Pelajar Pejuang, Bandung, mengatakan, walaupun hingga kini keberadan beras sintetis tersebut masih dalam penelusuran, namun omset penjualan tetap menurun. Dia menambahkan, untuk meyakinkan konsumennya, terlebih dahulu dirinya memberi tips kepada pembeli tentang bagaimana cara mengetahui keaslian beras .
Salah satu pelanggan, Ilham, menuturkan pemberitaan peredaran beras plastik hingga Minggu 24 Mei 2015 membuatnya lebih waspada. Dirinya selalu bertanya kepada penjual mengenai keaslian bubur yang akan dimakannya.
Para pedagang bubur maupun konsumen di Kota Bandung berharap pemerintah bisa menjaga keamanan pangan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat. Jika benar terdapat beras plastik beredar di pasaran, maka aparat kepolisian harus segera menindak agar tidak menimbulkan keresahan yang berkepanjangan

0 komentar:
Posting Komentar